Kawasan Surabaya yang ideal mirip
Malioboro.
Menilik kawasan Malioboro, ibarat sebuah lingkup kecil sebuah kota atau kota minimalis bahasa trendnya. Imajinasi saya keterikatan masyarakat dengan ketersedian fasilitas dikawasan itu sudah bisa dianggap mandiri karena saling berdekatan, hal inilah yang harus dipertimbangkan jika Surabaya ingin memiliki suatu icon yang dibanggakan.
Melalui pertimbangan diatas penulis mengasumsikan kawasan itu ada di daerah jalan tunjungan, yang dulu terkenal dengan toko siola. Dulu banyak PKL berjualan souvenir yang saya ingat seperti kartu ucapan selamat hari raya, ulang tahun, sabuk, kaset (dagangan yang satu ini sering kena razia karena kaset bajakan) saya melihat sudah terjadi sinergi antara pedagang besar seperti siola, TC, PKL (ngemper BHS Jawa/jualan di teras depan) tidak mendirikan kios supaya tidak menutupi bangunan belakang, dalam pangsa pasar sudah tersegmen sendiri PKL untuk kalangan menengah kebawah, sedang toko yang besar kalangan menengah keatas pada waktu itu. Rentang waktu jualanpun dari pagi sampai malam hal ini menjadikan kawasan tersebut menjadi ramai.
PKL souvenir akan menempati area mulai dari siola dan berlaku disebrangnya sampai jalan menuju pasar genteng.
Penjual makanan ditempatkan di sepanjang jalan genteng kali, karena di sana ada fasilitas gedung kesenian taman budaya, dan parkirnya pun dimulai disitu.
Karakteristik kawasan kota Surabaya atau yang terkenal dengan mlaku- mlaku nang Tunjungan hampir mirip dengan Malioboro jogja, kemiripannya dekat dengan gedung kesenian ada museum benteng vredeburg, disini ada gedung cak Durasim sebagai tempat berkesenian, ada stasiun tugu disini stasiun Gubeng, dilihat jaraknya hampir sama jauhnya, ada kantor pemerintahan yang unik yaitu Keraton disini ada balai gubernuran dan balai kota disini kedua balai harus dipoles terkesan bisa sebagai objek wisata, terutama paling tidak sebagai tempat potret memotret.
Kemeriahan tempat wisata tidak terlepas dari rasa aman adalah mutlak diperhatikan. Dengan didirikan pos polisi diarea ini maka icon Surabaya mlaku mlaku Nang tunjungan akan tambah melegenda,semoga
malboronya surabaya
Kamis, 16 Juni 2016
Malioboro nya SURABAYA
Langganan:
Postingan (Atom)